Strategi dan Kiat Usaha Café Container Keren Agar Laris

0
44
views
sumber: google.co.id

Usaha café container akhir-akhir ini semakin marak menjamur di sejumlah kota. Café ini pun bisa dijadikan bersifat portable, atau dibangun di atas sebuah kendaraan beroda empat. Sehingga pengunjung sering kali bisa dijumpainya dengan mudah di sejumlah tempat-tempat street food. Jikalau ingin ikut berbisnis kuliner kontainer, simak kiat memulai usaha berikut ini.
Strategi memulai bisnis café container

  1. Tentukan pangsa pasar
    Hal pertama yang harus diamati ketika membikin sebuah café fabrikasi merupakan menentukan segmen pasar yang sesuai. Memilih sasaran konsumen yang lebih spesifik nantinya memberi pengaruh cara komunikasi perusahaan ke pelanggan, tipe menu yang disampaikan, sampai dekorasi café.
    Contohnya kalau pelanggan merupakan si kecil muda, maka pilih pernak-pernik kekinian dengan warna energik yang mewakili “jiwa” mereka. Sedangkan kalau café menyasar segmen dewasa, maka pilih desain dengan warna-warna soft dan lebih berkarisma seperti cokelat, hitam, atau nude.
  2. Siapkan satu dua menu yang sesuai
    Setelah segmen diatur dengan bagus, maka selanjutnya merupakan membentuk menu-menu yang sesuai dengan keperluan konsumen. Contohnya kalau menyasar sasaran konsumen pekerja kantoran, maka pilihlah menu-menu praktis yang bisa dijadikan pilihan pilihan makan siang atau sarapan.
    Menu hal yang demikian hendaknya bisa dimakan dengan pesat dan tidak merepotkan contohnya tipe pilihan rice bowl, sandwich, bento, atau burger. Lain lagi kalau menyasar market yang lebih ekslusif, maka pilihan bisa tentang western food seperti aneka steak, atau pasta dengan sajian mewah.
  3. Pilih lokasi yang strategis
    Pemilihan lokasi café kontainer yang pas juga diatur oleh siapa segmen yang disasar. Tapi rumus biasanya tentu saja merupakan memilih tempat-tempat yang ramai pengunjung. Dengan begitu banyak orang yang akan “ngeh” dengan eksistensi tempat usaha kita.
    Contohnya kalau menyasar segmen pekerja kantoran, maka café kecil bisa dibuka di dekat tempat-tempat perkantoran. Sehingga para pegawai yang ingin membeli makan siang atau belum sempat sarapan bisa dengan mudah menjangkau café. Lain lagi kalau sasarannya merupakan ibu-ibu rumah tangga dan keluarga, maka carilah lokasi di dekat perumahan.
  4. Menggunakan taktik pemasaran optimum
    Peluang usaha café container sampai ketika ini masih terbuka lebar. Karenanya di tengah persaingan yang ketat hal yang demikian, jangan lupa untuk mengaplikasikan taktik marketing yang sesuai.
    Optimalkan pemakaian sosial media untuk menggencarkan periklanan. Tapi gunakanlah teknik soft selling sehingga audience tidak merasa sedang diiklankan. Buatlah konten-konten menarik untuk diunggah di sosial media demi meningkatkan brand awareness produk yang dipasarkan.
  5. Dana cadangan
    Tiap-tiap bisnis tentu ada risikonya masing-masing sekalipun pengusaha sudah mempersiapkan dengan matang. Karenanya jangan lupa untuk menganggarkan dana cadangan setidaknya yang bisa mengcover bisnis sampai tiga atau enam bulan ke depan.
    Dana ini sangatlah penting mengingat pada 3-6bulan pertama, bisnis biasanya merugi sebab belum mempunyai pelanggan konsisten. Masa-masa pengenalan ini merupakan awal yang benar-benar penting untuk mengamati tanggapan konsumen. Jikalau belum sukses maka tentu perlu diukur kembali.
    Tidak perlu keahlian khusus untuk berani memulai sebuah bisnis termasuk membikin café container. Kita tidak akan tahu batas kecakapan diri sebelum benar-benar terjun dan mencobanya. Tentu keberanian ini harus diimbangi dengan perencanaan yang matang pula. Jikalau terbatas pada modal, ajak rekan-rekan kekerabatan untuk berinvestasi di bisnis rintisan ini.

Sumber: sanwaprefab.co.id