Tahukah Ibu? 4 Manfaat Saat Kesehatan Mental Anak Bisa Terjaga

0
210
views
sumber: google.co.id

Kesehatan mental buah hati patut dijaga mulai dari kecil. Mengapa? Karena hal ini dapat berakibat ketika ia telah dewasa. Karenanya sebagai orang tua, konsentrasinya bukan cuma pada kesehatan fisik saja tetapi juga jangan lupakan kesehatan mental.

4 Manfaat yang diperoleh kalau kesehatan mental buah hati terjaga

Gangguan mental orang dewasa sebagian terbentuk  ketika usianya di bawah 14 tahun. Tentu sebagai orang tua, tak mau hal ini berbahaya kehidupan sang buah hati. Makanya patut dijaga dan langsung di atasi kalau diketahui memiliki masalah mental.

1.            Mampu mengelola stres

Hidup dengan masalah yang silih berganti membuat seseorang tak dapat terbebas dengan stress seperti itu saja tanpa ada kemauan untuk memecahkannya. Makanya penting memiliki mental sehat di umur dini apalagi dalam keadaan pandemi Corona ketika ini. Bayangkan kalau buah hati stress kemudian tak tau bagaimana metode atasi gangguan stres pada buah hati. Karenanya dalam waktu yang lama mengakibatkan depresi sampai hal-hal yang tak diinginkan lainnya. Tentu saja sebagai orang tua tak mau hal ini menimpa si kecilnya. Makanya jagalah mental buah hati supaya selalu sehat.

2.            Cepat mengikuti keadaan

Bila kesehatan mental buah hati terjaga, maka buah hati dapat dengan mudah mengikuti keadaan dengan orang baru ataupun sahabat baru. Anak seperti yang diketahui tak akan kecil selamanya, seiring waktu mereka akan tumbuh besar dan dewasa. Masuk ke lingkungan pertemanan dan lingkungan luar rumah yang penuh masalah, mau tak mau patut dihadapi. Bila dari kecil, buah hati tak memiliki masalah mental, maka hal ini bukan perkara sulit baginya.

3.            Mampu membangun hubungan

Anak yang mentalnya sehat maka ia akan merasa aman  dan nyaman dengan diri sendiri. Hal positif juga akan disebarkan untuk lingkungannya termasuk sahabat-sahabat atau orang baru. Oleh sebab itu, tak sulit baginya untuk membangun hubungan secara khusus hubungan yang sangat diperlukan.

Bayangkan kalau terjadi gangguan mental pada buah hati, ketika mendapatkan masalah akan langsung cemas, keder malah berang. kalau hal ini terjadi di rumah mungkin keluarga dapat menerimanya. Tapi tentu tak seperti itu di lingkungan luar. Pasalnya, segala orang memiliki masalah dan ketika tak mampu mengatasi dengan baik, orang lain juga akan pikir sebagian kali untuk menjalin hubungan.

4.            Mampu bangkit dari kesulitan

Tiap-tiap orang yang bergerak, berupaya ataupun mencoba pasti merasakan kegagalan. Nah, kalau buah hati memiliki mental yang baik maka kegagalan bukan akhir dari hidupnya. Ia malah akan lebih semangat lagi untuk mencoba, berupaya dan pantang menyerah.

Berbeda sekali kalau buah hati memiliki gangguan mental, sedikit saja menghadapi masalah maka ke depannya tak mau mencoba dan berupaya lagi. Sebagai orang tua secara khusus ketika pandemi ini, jangan biarkan kesehatan mental buah hati terganggu.

Sumber: temancurhat.com