Kapal Tradisional Indonesia yang Menjadi Cikal Bakal Kapal Modern

0
133
views
sumber: google.co.id

Sebelum adanya kapal modern yang berlayar masa kini tentunya ada kapal tradisional Indonesia yang menjadi awal mulanya. Kapal-kapal tradisional ini sampai kini bahkan masih ada yang beberapa dipakai, beberapa lagi dimuseumkan untuk model pembelajaran mengenai kapal tradisional yang dipakai di masa lalu. Beberapa kapal tradisional tersebut ditunjukkan di bawah ini.
Beberapa model kapal tradisional Indonesia

  1. Sandeq
    Kapal pertama yang perlu dikenal ialah Sandeq, untuk menemuinya kapal ini berada di kawasan pesisir Pantai Sulawesi Barat. Selain membuat kapal ini unik ialah formatnya yang ramping dengan memanfaatkan daya kerja angin dengan layar sebagai penggeraknya. Awal itu pembuatan dari kapal ini juga masih cukup lekat maknanya.
    Format mula format Sandeq ini ialah dari perahu milik Suku Mandar yang bernama Pakur. Formatnya mulanya juga mempunyai cadik dengan ukuran besaran dan terbilang cukup kasar. Barulah seiring berjalannya waktu kapal tersebut berkembang menjadi Sandeq dengan kecepatan yang optimal pada sejarahnya.
  2. Kora-Kora
    Salah satu tugas pelaut ialah tak meninggalkan sejarah perkembangan kapal tradisional yang pernah ada di Indonesia. Kapal tradisional kedua yang perlu dikenal ialah Kora-Kora. Dahulunya kapal ini dipakai oleh penduduk Maluku dalam perjalanan perang yang cukup jauh.
    Tidak cukup pelbagai macam ukurannya dari yang paling kecil sampai yang terbesar sekalipun. Ukuran yang pelbagai macam ini dijadikan bukan tanpa alasan dimana untuk yang besar biasanya sebagai muatan perang. Sementara untuk yang kecil cuma untuk alat transportasi dari pulau ke pulau.
    Terdapat tempat khusus untuk pengayuh yang berasal dari kayu biasanya ditempatkan di atasnya cadik. Sementara untuk komponen tengahnya sendiri berisi atap yang cukup kuat sebagai tempat perlindungan. Kapal ini cukup berjasa untuk rakyat Maluku sehingga keberadaannya senantiasa diperingati dengan sebutan Festival Kora-Kora.
  3. Pinisi
    Sebelum berniat untuk menjelang salah satu lowker pelaut karenanya lebih baik belajar lagi mengenai sejarah kapal tradisional. Malah dapat disampingkan bahwa keberadaan kapal-kapal jadul ini ialah pionir adanya kapal masa kini yang cukup kuat dengan ukuran yang pas sesuai dengan fungsinya.
    Kapal berikutnya ini ialah milik Suku Makassar dan Bugis. Kapal ini cukup tua keberadaannya ialah dari tahun 1500 lalu. Kapal ini juga ialah saksi bisu tonggak sejarah para pelaut hebat yang ada di nusantara. Hanya setiap komponen dari kapal ini mempunyai makna yang cukup mendalam.
    Kapal Pinisi pertama kali dijadikan oleh putra mahkota dari Kerajaan Luwu dengan tujuan layar pertama ialah menuju Tiongkok. saja dalam perjalanannya kapal ini diterpa oleh ombak yang cukup besar sehingga kapal tersebut terpecah menjadi tiga buah dan tersebar ke Bira, Ara dan Tanah Lemo.
    Itulah awal mula terbentuknya kapal yang diberikan nama Pinisi ini karena menurut sejarah komponen yang sudah terpisah tersebut sukses disatukan kembali menjadi satuan kapal yang utuh.
    Itulah beberapa macam kapal tradisional Indonesia yang perlu dikenal oleh pelaut masa kini.

Sumber: jobpelaut.com