HVAC Industri Untuk Kontrol Penyejuk Udara atau AC

0
94
views
sumber: google.co.id

HVAC industri semenjak dahulu hingga sekarang tak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Tanpa HVAC, kelembaban udara di gedung industri termasuk pabrik ataupun perkantoran tak akan terjaga secara maksimal. Supaya lebih mengetahui HVAC dan kaitannya untuk industri, simak pemaparan berikut.
Apa itu HVAC industri?
HVAC ialah istilah teknis yang berhubungan erat dengan kontrol penyejuk udara atau AC. Sistem unik yang mengombinasikan sejumlah ilmu teknik mekanikal. Termasuk Mekanika fluida, termodinamika dan sebagainya.
Pada gilirannya, HVAC berprofesi untuk menjaga kelembaban temperatur di sekitarnya. Termasuk benda mati seperti perlengkapan industri ataupun manusia. Sehingga obyek merasa aman dan nyaman saat berada di ruangan hal yang demikian.
Pembahasan HVAC belum komplit, apabila Anda tak memahami satu per satu siklus sistem HVAC berikut:

  1. Heating
    Apabila diterjemahkan secara harfiah, heating ialah pemanas. Pemanas yang berfungsi untuk menghangatkan ruangan ataupun obyek di dekatnya. Merujuk pada fungsinya, heating mayoritas digunakan oleh masyarakat yang mendiami daerah bersuhu rendah.
    Dalam sistem heating, terdapat sebagian bagian terutama termasuk di antaranya heat pump, boiler, hydronic, furnace dan sebagainya. Masing-masing bagian punya peran dan tugas yang berbeda.
    Seperti furnace yang berprofesi sebagai sumber kalor yang tenaganya disalurkan ke hydronic kemudian dilanjutkan pada boiler.
  2. Ventilation
    Bicara fungsi HVAC tak akan komplit apabila tak membahas ventilation. Ventilation ialah sistem sirkulasi udara yang berfungsi untuk menyaring atau buang kotoran dan debu.
    Selain menyaring debu, ventilation juga membantu menjaga kelembaban udara berikut menghilangkan bau tak nikmat di udara. Dalam ilmu mekanika, pembahasan mengenai ventilation banyak dipelajari di studi bidang mekanika fluida.
    Variasi ventilation yang digunakan penyejuk udara bukan cuma satu ragam saja melainkan dua. Pertama ialah alami ventilation selanjutnya forced ventilation. Forced ventilation ialah sistem sirkulasi udara yang memanfaatkan kipas untuk penyaringan udaranya.
    Aplikasi forced ventilation banyak diadopsi oleh industri termasuk gedung, perkantoran hingga dapur dan toilet. Pemasangan forced ventilation pada dapur membantu menyaring dan menghilangkan asap mengganggu dari kompor akibat pengolahan makanan.
  3. Air Conditioning
    Istilah ini tentu telah sangat akrab di kuping masyarakat walaupun tak memanfaatkan fasilitasnya. AC ialah mesin penyejuk udara yang memanfaatkan tiap bagian seperti heat exchanger, kompresor dan sebagainya.
    AC yang dipasang di rumah dan perusahaan ialah dua perangkat yang berbeda walaupun mempunyai peran dan tugas yang sama. AC di industri disebut sebagai chiller atau liquid chiller. Penyejuk udara ini mengelola dan menciptakan volume udara lebih besar ketimbang AC rumah tangga.
    Kekuatan yang diperlukan chiller untuk mengolah udara dingin juga lebih besar ketimbang AC konvensional. Walaupun demikian, fitur yang tersemat pada chiller tak kalah modern dan beragamnya.
    Itulah penjelasan komplit mengenai HVAC. Salah satu sistem penyejuk udara yang banyak dimanfaatkan oleh industri. HVAC industri sejauh ini masih sangat penting dan tak bisa dipisahkan dari kegiatan industri.

Sumber: acwahana.com