Daftar 3 Jenis HVAC Mesin Pendingin

0
219
views
Sumber: google.co.id

Ada banyak sekali kajian ilmu mesin yang dipelajari di tempat duduk sekolah salah satunya jenis HVAC. Yang dimaksud dengan HVAC yakni sistem pengondisian udara yang banyak diterapkan untuk setting temperatur di industri pangan, kimia sampai farmasi. Selengkapnya mengenai jenis sistem HVAC silakan Anda simak di bawah ini:

Daftar jenis HVAC mesin pendingin

1.            Metode Ekstraksi/ Exhaust

Udara yang dijadikan oleh mesin pendingin diatur sedemikian rupa sebelum didistribusikan keluar mesin. Metode ekstraksi mempunyai peranan penting dan tanggung jawab penuh dalam saringan udara.

Tanpa sistem ekstraksi, udara yang keluar dan bertiup ke ruangan akan tercemar oleh debu maupun partikel membahayakan. Hal yang sangat dihindari terpenting oleh industri makanan dan obat-obatan. Sebab dikhawatirkan dapat mempengaruhi bahkan merubah kwalitas produk.

Metode ekstraksi memutuskan dengan seksama kalau udara berada dalam situasi bersih dan segar sebelum ditransfer ke ruangan. Variasi HVAC ini paling diperlukan oleh industri. Jarang ada industri pangan dan obat-obatan yang memilih AC tanpa instalasi sistem ekstraksi.

2.            Mixing Air

Salah satu sistem penyejuk udara yang banyak dijumpai di gedung bertingkat yakni sistem mixing atau kombinasi. Di mana udara yang sudah didistribusikan ke ruangan akan disirkulasi lagi. Metode mixing box yang terdapat pada perangkat ini memungkinkan terjadinya pencampuran antara fresh air dengan return air.

Kedua jenis udara hal yang demikian akan tercampur di dalam mesin dan dikelola sedemikian rupa, kemudian dialirkan kembali ke ruangan. Mixing air bekerja secara konstan tanpa henti sampai perangkat AC dimatikan.

Walau udara yang diterapkan yakni udara mixing, kebersihan udara tidak perlu diragukan. Sebab udara yang ditransfer keluar cuma udara bersih yang sudah difilter sedemikian rupa.

3.            Full Fresh Air

Apa itu HVAC dan dua jenis sistemnya sudah disebutkan di atas. Metode terakhir yang tidak kalah penting yakni full fresh air. Metode kerja full fresh air bertolak belakang dengan mixing air. Kenapa?

Sebab sistem ini menerapkan 100% fresh air, tidak menjalankan mixing sama sekali. Udara segar dikelola di dalam mesin kemudian dialirkan ke segala ruangan. Kerja sirkulasi yang terjadi pada mixing air tidak dilakukan pada sistem ini.

Jika mixing air sangat populer di gedung bertingkat, full fresh air justru paling diminati oleh industri obat-obatan dan pangan. Penerapan 100% fresh air diukur lebih steril dan bersih ketimbang mixing air.

Cocok untuk melindungi makanan dan obat-obatan dari kontaminasi udara dekil yang mengandung partikel atau organisme jahat. Setidaknya industri tidak perlu lagi mengkhawatirkan kesterilan produk mereka pengaruh penerapan mesin pendingin yang keliru.

Itulah tiga jenis sistem HVAC yang sering kali kali diterapkan pada sistem pengondisian AC di Indonesia terpenting gedung bertingkat atau industri. Setiap contoh produk mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Anda cukup memilih jenis HVAC yang cocok dengan kebutuhan ruangan.

Sumber: acwahana.com